KUNINGAN – Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos, mengajak para orang tua untuk memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak melalui pola pengasuhan yang penuh kasih sayang, keteladanan, serta doa yang tulus.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembagian Rapor, Pemulangan Siswa, dan Parenting Sekolah Rakyat Terintegrasi 38 Kabupaten Kuningan yang digelar pada Sabtu (20/6/2026).
Dalam sambutannya, Ela Helayati menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan pengelola Sekolah Rakyat yang telah mendampingi serta membimbing para siswa selama mengikuti proses pendidikan.
Menurutnya, kegiatan pembagian rapor tidak hanya menjadi momen evaluasi hasil belajar, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendidik anak.

“Rapor bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan salah satu titik evaluasi untuk melangkah lebih baik ke depan. Yang lebih penting adalah karakter, kejujuran, kedisiplinan, dan semangat untuk terus belajar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dari upaya bersama dalam memutus mata rantai kemiskinan, keterlantaran sosial, serta keterbatasan akses pendidikan.
Karena itu, setiap anak harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pada sesi parenting, Ela Helayati berbagi pengalaman sebagai seorang ibu yang membesarkan tiga anak dengan karakter yang berbeda-beda.
Dari pengalaman tersebut, ia menilai bahwa tidak ada satu pola pengasuhan yang dapat diterapkan kepada semua anak.
“Setiap anak adalah unik. Mereka memiliki kelebihan, kekurangan, bakat, dan jalan hidup yang berbeda. Tugas orang tua bukan membuat semua anak menjadi sama, tetapi membantu mereka tumbuh menjadi pribadi terbaik sesuai potensinya,” katanya.
Dalam paparannya, Ketua LKKS Kabupaten Kuningan menyampaikan beberapa prinsip dasar pengasuhan yang perlu diterapkan oleh setiap orang tua.
Di antaranya adalah menjadi orang tua yang hadir bagi anak, mendidik dengan kasih sayang dan ketegasan, memberikan keteladanan yang baik, membiasakan tanggung jawab dan kemandirian, serta mendukung pendidikan anak di rumah.
Selain itu, ia juga mengajak para orang tua untuk menanamkan rasa syukur dan semangat pantang menyerah kepada anak-anak sejak dini. Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk memiliki cita-cita yang tinggi.
“Kita boleh memiliki keterbatasan, tetapi jangan membatasi cita-cita. Kita boleh sederhana, tetapi harus kaya semangat dan kerja keras,” ungkapnya.
Ela Helayati juga mengingatkan pentingnya doa orang tua dalam mendukung keberhasilan anak. Ia menyebut bahwa membesarkan anak tidak hanya dilakukan melalui usaha dan kerja keras, tetapi juga melalui doa yang terus dipanjatkan kepada Allah SWT.
“Jalur bumi adalah ketika kita bekerja keras, mendidik, dan mendampingi anak. Sedangkan jalur langit adalah ketika kita memohon kepada Allah agar anak-anak diberikan kesehatan, ilmu yang bermanfaat, dan masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Menjelang masa liburan sekolah, para orang tua juga diimbau untuk memanfaatkan waktu bersama keluarga secara lebih berkualitas.
Ia mengajak orang tua untuk melibatkan anak dalam kegiatan positif seperti beribadah bersama, membantu pekerjaan rumah, membaca, belajar keterampilan baru, dan berdiskusi tentang cita-cita mereka.
“Anak-anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna. Mereka membutuhkan orang tua yang peduli, mau mendengarkan, mau mendampingi, dan tidak pernah berhenti mendoakan mereka,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, LKKS Kabupaten Kuningan berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak, sehingga mereka dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia, mandiri, berpendidikan, dan mampu mengubah masa depan dirinya maupun keluarganya.


Leave a comment