Home Kuningan Di Hari Raya Kurban, Hj. Elit Nurlitasari Ajarkan Arti Berbagi di LPPL Kuningan

Di Hari Raya Kurban, Hj. Elit Nurlitasari Ajarkan Arti Berbagi di LPPL Kuningan

Share
Share

KUNINGAN – Hari Raya Idul Adha tahun ini menjadi momen yang berbeda bagi keluarga besar LPPL Kabupaten Kuningan. Setelah hampir 18 tahun berdiri dan mengudara menemani masyarakat Kuningan lewat siaran informasi, budaya, hingga hiburan lokal, untuk pertama kalinya LPPL akhirnya bisa berbagi hewan kurban di momentum suci ini.

Di balik momen sederhana namun penuh makna itu, hadir sosok Hj. Elit Nurlitasari, anggota Dewan Pengawas LPPL dari unsur masyarakat yang dikenal memiliki kepedulian sosial tinggi dan pendekatan humanis dalam membangun lembaga penyiaran publik lokal.

Seekor kambing kurban yang diserahkan bukan sekadar simbol ibadah tahunan. Lebih dari itu, kurban tersebut menjadi penanda hadirnya rasa kekeluargaan dan kepedulian di tubuh LPPL Kuningan.

Sebuah langkah kecil yang menghadirkan haru bagi banyak pihak di internal lembaga.

“Bagi saya, kurban bukan tentang seberapa besar yang kita berikan, tetapi tentang seberapa tulus kita mau berbagi. LPPL ini sudah seperti keluarga sendiri. Saya ingin di Hari Raya Idul Adha ini, kita tidak hanya menyiarkan semangat kebersamaan kepada masyarakat, tetapi juga benar-benar merasakannya di dalam lembaga ini,” tutur Hj. Elit Nurlitasari dengan nada hangat.

Ucapan itu sederhana, namun terasa menyentuh bagi banyak pegawai dan kru LPPL yang hadir. Sebab selama bertahun-tahun, lembaga penyiaran publik lokal itu lebih sering berkutat dengan keterbatasan anggaran, fasilitas, dan perjuangan menjaga eksistensi di tengah derasnya arus media digital.

Nama Hj. Elit Nurlitasari sendiri bukan sosok asing di ruang publik Kuningan. Perempuan yang pernah aktif di dunia politik dan kini dipercaya menjadi Dewan Pengawas LPPL Kuningan itu dikenal memiliki karakter hangat, tegas, namun dekat dengan banyak kalangan.

Ia resmi ditetapkan sebagai Dewan Pengawas LPPL Kuningan periode 2025–2030 melalui keputusan Bupati Kuningan setelah melewati proses seleksi dan uji kelayakan.Namun di mata banyak orang di LPPL, Elit bukan hanya seorang dewan pengawas.

Ia dianggap seperti “indung” yang hadir membawa semangat baru, mendengar keluh kesah pegawai, dan perlahan membangun rasa percaya diri lembaga yang selama ini berjalan dalam keterbatasan.

“Kadang lembaga tidak selalu membutuhkan hal besar untuk tumbuh. Perhatian kecil, rasa saling memiliki, dan kebersamaan itu justru yang membuat kita kuat bertahan,” lanjutnya.

Langkah berkurban itu pun menjadi simbol bahwa LPPL bukan sekadar tempat bekerja atau ruang siaran, melainkan rumah bersama yang harus tumbuh dengan nilai kemanusiaan.

Di tengah dunia media yang semakin keras dan serba digital, mungkin inilah yang membuat sosok Hj. Elit Nurlitasari terasa berbeda. Ia datang bukan hanya membawa pengawasan dan program, tetapi juga hati.(Bengpri).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Disambut Ribuan Warga, Konvoi Heroik PESIK Kuningan Warnai Kota! Runner-up Liga 4, Kini Resmi Melaju ke Liga 3 Nusantara

KUNINGAN — Kekalahan di partai final tak mengurangi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan...

Jelang Hari Pertama Masuk Sekolah, Disdikbud Kuningan Pastikan SD Siap Sambut Tahun Pelajaran 2026–2027

KUNINGAN – Menjelang hari pertama masuk sekolah Tahun Pelajaran 2026–2027 yang akan...

Meski Gagal Juara, PESIK Kuningan Ukir Sejarah! Ribuan Suporter Nobar Tetap Bangga, Tiket Liga 3 Resmi Digenggam

KUNINGAN – Air mata kecewa tak mampu menghapus rasa bangga masyarakat Kabupaten...

Andi Gani Nena Wea: Prestasi PESIK Kuningan Jadi Kebanggaan dan Inspirasi Generasi Muda

KUNINGAN – Keberhasilan PESIK Kuningan melangkah ke partai final Liga 4 Piala...