KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mulai Mei hingga Juli 2026.
Melalui Surat Edaran Nomor 500/11/PEREKONOMIAN/2026 yang diterbitkan pada 8 Maret 2026, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengimbau masyarakat agar menerima kedatangan petugas sensus yang akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah.
Bupati Dian juga meminta warga memberikan keterangan yang benar, jujur, dan sesuai kondisi sebenarnya, agar data yang dikumpulkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Kuningan.
“Sensus Ekonomi merupakan kegiatan nasional yang sangat penting untuk memperoleh gambaran nyata kondisi ekonomi masyarakat,” demikian disampaikan dalam surat edaran tersebut.
Sensus Ekonomi sendiri dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Pendataan ini bertujuan menyediakan data dasar kegiatan ekonomi non-pertanian yang lengkap dan mutakhir.
Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan serta penyusunan berbagai kebijakan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Selain kepada masyarakat, Bupati Dian juga meminta perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, hingga perguruan tinggi di Kabupaten Kuningan untuk turut mendukung pelaksanaan sensus, termasuk membantu menyosialisasikan informasi kepada masyarakat luas.
Para pelaku usaha juga diimbau untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data dan keterangan yang benar serta lengkap kepada petugas sensus.
Pendataan langsung oleh petugas BPS dinilai menjadi langkah penting untuk memperoleh data ekonomi yang akurat, yang nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan data yang berkualitas sebagai fondasi perencanaan pembangunan daerah ke depan.(Bengpri).
Leave a comment